MY LOVE

MY LOVE

Rabu, 20 April 2011

“Maaf,,,,”

Ada sebuah kutipan yang menarik yang menyatakan bahwa..  “cinta dan kebencian berkobar karena hal-hal kecil”... berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa teman-teman, tetangga  juga saudara.. ternyata memang benar begitu adanya. dari hal-hal kecil dan sepele bisa muncul perasaan abstrak sekaligus aneh bin ajaib yg dinamakan cinta dan dari hal-hal kecil dan sepele juga bisa muncul perasaan benci yang berkobar-kobar hingga berkembang menjadi perasaan marah yang membara,,, bahkan pada saat yang bersamaan kedua perasaan ini bisa muncul bersamaan juga dan berawal dari hal-hal yang kecil dan sepele,, makanya ada istilah “benci tapi rindu”…  hehhe,,,

Banyak sekali faktor yang bisa jadi pemicunya,,, mulai dari hal-hal yang ga penting banget hingga hal-hal yang mendasar,, mulai dari komentar-komentar ataupun sikap yang tanpa disadari sebelumya akan menjadi akar permasalahan sampai pada hal-hal prinsip dan komitmen yang dilanggar,,, sebenarnya ini terjadi karena persepsi yg berbeda dalam memandang satu permasalahan yg muncul,, ditambah sedikit ego dan dibumbui ke aroganan serta perasaan superior bahwa masing2 pihak merasa mereka paling benar tanpa terbantahkan hingga perasaan cinta & sayang tersudut dan tenggelam dlm tumpukan emosional yg trkadang membabi buta tanpa melihat sisi kebenaran dari sudut pandang manapun…
Hufh.. sangat menarik sekaligus membingungkan, menguras emosi juga membuang energi,  mengaduk-aduk perasaan serta pemborosan air mata dan luberan kata-kata yang ga cuma bikin sakit telinga tapi juga sakit hati,,, tapi anehnya ternyata tetap diminati banyak orang… hampir jadi rutinitas karena terjadi berulang-ulang,,

Apapun itu masalah dan penyebabnya,, sebenarnya penyelesaianya juga sepele dan simple, cukup dengan ucapan kata “maaf“, terlepas dari benar ataupun tidaknya diri kita masing-masing,,, maka kemarahan akn mencair dan menguap pelan2.. meskipun memang pada kenyataannya sangat sulit untuk mengucapkan kata “maaf” dengan kesadaran dan keikhlasan, apalagi dlm kondisi emosional yang sedang tinggi, dibutuhkan kebesaran jiwa dengan mengesampingkan ego, membunuh perasaan superior dan membuang jauh-jauh ke arogananmu hingga akan terucap kata maaf dengan ikhlas tanpa syarat..

Akhirnya,,,,, dengan mengesampingkan egoku, juga dg setulus hatiku dan segenap jiwaku,, aq ucapkan kata maaf unt apapun yg menjengkelkan dari diriku, sikap pun tutur kata yg tidak seharusnya kulakukan dan kuucapkan terlepas dari apapun pemicunya,, aku sadar aku tetap salah dan tidak akan ada alasan yang bisa membenarkannya,,,, :’(((((

Semoga ini bisa menjadi terapi kejiwaan, pendewasaan sikap, kematangan karakter, ladang pahala, juga untuk meringankan beban emosi terhadap apapun dan siapapun,, :))))


Tidak ada komentar:

Posting Komentar